Setiap pabrikan mobil memiliki standar
tersendiri dalam perawatan mesinnya. Dalam buku panduan perawatan dapat dilihat
seberapa sering perawatan harus dilakukan. Biasanya, setelah jarak tempuh mobil
mencapai 1.000 km, kamu akan diminta untuk melakukan pengecekan rutin di
bengkel resmi pabrikan. Pengecekan dilakukan mulai dari chassis, bodi, ganti oli mobil sampai kuras oli mobil, sistem pendingin mesin, rem,
transmisi, dan power steering.
Pengecekan selanjutnya bisa dilakukan setelah melewati 5.000 km.
Namun, jika jarak tempuh mobil telah mencapai
20.000 km, pengecekan yang dilakukan adalah di sistem bahan bakar, sistem
kemudi, dan suspensi. Lalu, melewati 30.000 km, pengecekan oli mesin, mesin
bagian dalam, dan mobil harus dilakukan. Saat pengecekan menyeluruh, kondisi
busi, oli mesin, kompresor, minyak rem, filter udara, dan canister system menjadi sorotan. Jika sudah aus atau rusak,
komponen tersebut harus segera diganti.
Biaya pengecekan ini pun beragam, mulai dari
Rp400.000-an sampai Rp3 jutaan jika sudah melewati jarak tempuh 80.000 km.
Sekarang, mengapa ganti oli penting dilakukan secara rutin? Lihat alasannya di
sini.
Fungsi oli mobil
Keberadaan oli sangat penting bagi mesin mobil.
Sebagai pelumas, oli berfungsi untuk memudahkan komponen-komponen mesin mobil
bergerak dengan leluasa. Selain itu, oli juga mampu melindungi
komponen-komponen mesin dari karat karena dapat melapisinya sehingga tak ada
air atau udara penyebab karat yang menyentuh mesin. Ditambah lagi, oli juga
dapat mengurangi kadar zat kimia yang berpotensi menimbulkan karat di mesin. Kotoran-kotoran
yang menempel karena gesekan antarkomponen mesin juga bisa dilarutkan dalam oli.
Namun, bagaimana jika oli yang seharusnya
melarutkan kotoran-kotoran itu tak pernah diganti selama bertahun-tahun? Tentu
kotoran yang dilarutkan akan terus menempel dan akhirnya akan menghambat
kinerja mesin. Karena itulah ganti oli mobil sangat penting dilakukan secara
rutin agar jangan sampai kamu pergi ke bengkel untuk membetulkan mesin.
Biayanya pasti jauh lebih mahal daripada biaya pengecekan dan penggantian oli
rutin.
Mesin sehat dengan oli
yang cocok
Memilih oli untuk mobil juga tak boleh sembarangan.
Lain jenis mobil, lain pula olinya. Bahkan, mahal saja tak menjadi jaminan oli
itu akan cocok untuk mobil Anda. Biasanya, dalam buku panduan yang diberikan
saat membeli mobil sudah tersedia spesifikasi mesin dan jenis oli yang
disarankan pabrikan. Kekentalan oli dan bahan pembuatnya juga perlu
diperhatikan. Untuk mobil-mobil baru, biasanya oli sintetis yang dibuat dari
bahan kimia bersifat aditif cukup cocok.
Jika di tengah jalan kamu menemukan
ketidakcocokan oli karena satu dan lain hal, kamu sebetulnya diperbolehkan
mengganti oli. Atau jika kamu menemukan merek oli yang lebih murah, kamu boleh
saja meggantinya. Namun, pastikan kekentalannya sama untuk mesin mobilmu. Lalu,
pastikan juga kamu menguras habis oli lama agar tidak ada sisa pembakaran yang
dihasilkan oleh oli lama.
Cara ganti oli mobil
Tentu akan lebih mudah mengganti oli mobil di
bengkel resmi pabrikan atau di bengkel terdekat. Namun, sebenarnya penggantian
oli mobil secara rutin bisa dilakukan sendiri di rumah. Kecuali jika kamu ingin
melakukan kuras oli, maka wajib membawa mobil kamu ke bengkel. Tapi, untuk
melakukannya sendiri di rumah, kamu hanya perlu kunci pas dan sebuah wadah
seperti baskom untuk menampung oli bekas yang akan dibuang.
Yang pertama harus kamu lakukan untuk ganti oli
mobil adalah membuka kap mesin dan tempat pengisian oli. Lepaskan filter oli
dan baut penutupnya, lalu biarkan oli lama mengalir ke baskom yang sudah kamu
sediakan. Jika oli lama sudah dikeluarkan seluruhnya, kamu bisa pasang kembali
filter oli di tempatnya dan juga pasang baut penutupnya. Namun, jika filter
olinya sudah kotor, kamu bisa ganti dengan filter baru.
Selanjutnya, kamu hanya perlu menambahkan oli
baru seperti biasa. Jika tidak tahu prosedurnya, kamu bisa lihat di manual book yang diberikan pabrikan.
Terakhir, cek seluruhnya, apakah masih ada oli yang menetes atua tidak. Jika
masih ada oli menetes, berarti filter atau baut tidak terpasang sempurna.
Memastikan keadaan mesin dengan pengecekan
rutin sangat penting untuk mobil kamu. Di dalamnya juga ada penggantian oli
mesin yang dapat memperpanjang usia mesin mobil kamu. Membeli oli mobil terbaik dengan harga mahal saja tidak
cukup. Oli juga harus disesuaikan dengan jenis mesin mobil kamu.
Sumber gambar: Torque Singapura

Tidak ada komentar:
Posting Komentar