Kamis, 01 November 2018

Ganti Oli Mobil Secara Rutin Mampu Perpanjang Usia Mesin



Setiap pabrikan mobil memiliki standar tersendiri dalam perawatan mesinnya. Dalam buku panduan perawatan dapat dilihat seberapa sering perawatan harus dilakukan. Biasanya, setelah jarak tempuh mobil mencapai 1.000 km, kamu akan diminta untuk melakukan pengecekan rutin di bengkel resmi pabrikan. Pengecekan dilakukan mulai dari chassis, bodi, ganti oli mobil sampai kuras oli mobil, sistem pendingin mesin, rem, transmisi, dan power steering. Pengecekan selanjutnya bisa dilakukan setelah melewati 5.000 km.
Namun, jika jarak tempuh mobil telah mencapai 20.000 km, pengecekan yang dilakukan adalah di sistem bahan bakar, sistem kemudi, dan suspensi. Lalu, melewati 30.000 km, pengecekan oli mesin, mesin bagian dalam, dan mobil harus dilakukan. Saat pengecekan menyeluruh, kondisi busi, oli mesin, kompresor, minyak rem, filter udara, dan canister system menjadi sorotan. Jika sudah aus atau rusak, komponen tersebut harus segera diganti.
Biaya pengecekan ini pun beragam, mulai dari Rp400.000-an sampai Rp3 jutaan jika sudah melewati jarak tempuh 80.000 km. Sekarang, mengapa ganti oli penting dilakukan secara rutin? Lihat alasannya di sini.

Fungsi oli mobil
Keberadaan oli sangat penting bagi mesin mobil. Sebagai pelumas, oli berfungsi untuk memudahkan komponen-komponen mesin mobil bergerak dengan leluasa. Selain itu, oli juga mampu melindungi komponen-komponen mesin dari karat karena dapat melapisinya sehingga tak ada air atau udara penyebab karat yang menyentuh mesin. Ditambah lagi, oli juga dapat mengurangi kadar zat kimia yang berpotensi menimbulkan karat di mesin. Kotoran-kotoran yang menempel karena gesekan antarkomponen mesin juga bisa dilarutkan dalam oli.
Namun, bagaimana jika oli yang seharusnya melarutkan kotoran-kotoran itu tak pernah diganti selama bertahun-tahun? Tentu kotoran yang dilarutkan akan terus menempel dan akhirnya akan menghambat kinerja mesin. Karena itulah ganti oli mobil sangat penting dilakukan secara rutin agar jangan sampai kamu pergi ke bengkel untuk membetulkan mesin. Biayanya pasti jauh lebih mahal daripada biaya pengecekan dan penggantian oli rutin.

Mesin sehat dengan oli yang cocok
Memilih oli untuk mobil juga tak boleh sembarangan. Lain jenis mobil, lain pula olinya. Bahkan, mahal saja tak menjadi jaminan oli itu akan cocok untuk mobil Anda. Biasanya, dalam buku panduan yang diberikan saat membeli mobil sudah tersedia spesifikasi mesin dan jenis oli yang disarankan pabrikan. Kekentalan oli dan bahan pembuatnya juga perlu diperhatikan. Untuk mobil-mobil baru, biasanya oli sintetis yang dibuat dari bahan kimia bersifat aditif cukup cocok.
Jika di tengah jalan kamu menemukan ketidakcocokan oli karena satu dan lain hal, kamu sebetulnya diperbolehkan mengganti oli. Atau jika kamu menemukan merek oli yang lebih murah, kamu boleh saja meggantinya. Namun, pastikan kekentalannya sama untuk mesin mobilmu. Lalu, pastikan juga kamu menguras habis oli lama agar tidak ada sisa pembakaran yang dihasilkan oleh oli lama.

Cara ganti oli mobil
Tentu akan lebih mudah mengganti oli mobil di bengkel resmi pabrikan atau di bengkel terdekat. Namun, sebenarnya penggantian oli mobil secara rutin bisa dilakukan sendiri di rumah. Kecuali jika kamu ingin melakukan kuras oli, maka wajib membawa mobil kamu ke bengkel. Tapi, untuk melakukannya sendiri di rumah, kamu hanya perlu kunci pas dan sebuah wadah seperti baskom untuk menampung oli bekas yang akan dibuang.
Yang pertama harus kamu lakukan untuk ganti oli mobil adalah membuka kap mesin dan tempat pengisian oli. Lepaskan filter oli dan baut penutupnya, lalu biarkan oli lama mengalir ke baskom yang sudah kamu sediakan. Jika oli lama sudah dikeluarkan seluruhnya, kamu bisa pasang kembali filter oli di tempatnya dan juga pasang baut penutupnya. Namun, jika filter olinya sudah kotor, kamu bisa ganti dengan filter baru.
Selanjutnya, kamu hanya perlu menambahkan oli baru seperti biasa. Jika tidak tahu prosedurnya, kamu bisa lihat di manual book yang diberikan pabrikan. Terakhir, cek seluruhnya, apakah masih ada oli yang menetes atua tidak. Jika masih ada oli menetes, berarti filter atau baut tidak terpasang sempurna.


Memastikan keadaan mesin dengan pengecekan rutin sangat penting untuk mobil kamu. Di dalamnya juga ada penggantian oli mesin yang dapat memperpanjang usia mesin mobil kamu. Membeli oli mobil terbaik dengan harga mahal saja tidak cukup. Oli juga harus disesuaikan dengan jenis mesin mobil kamu.

Sumber gambar: Torque Singapura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar